Adab Menuntut Ilmu

NHW#1 IIP

Saat membaca tentang pendaftaran Matrikulasi Ibu Profesional di group Institute Ibu Profesional Singapore, saya tertarik untuk ikut bergabung. Sempat bertanya-tanya apakah ada persamaan atau perbedaan dengan program Ibu Profesional sebelumnya. Tapi mengingat akan ilmu-ilmu yang didapat sangat terasa manfaatnya. Jadi akhirnya saya abaikan tentang persamaan atau perbedaan tersebut.

Saya ingin bercerita sedikit tentang awal saya bergabung dengan Institute Ibu Profesional (IIP) Singapore. Pada tahun 2012 saya bergabung dengan IIP, dalam program Bunda Sayang.  Materi yang diberikan kalau tidak salah sebanyak  12 kali dan diadakan setiap minggu  secara online. Nara sumber nya Ibu Septi dan Bapak Dodi. Sesekali juga kita melakukan kopdar, di acara kumpul-kumpul itu ibu Septi yang memimpin acara berhasil menularkan virus-virus semangat belajar kepada para member untuk bisa lebih baik lagi.
 Diluar program itu tim IIP juga sering mengadakan kuliah online dengan narasumber yang top banget.

Kini, memasuki minggu pertama saya bergabung kembali  dalam program Bunda Sayang.  Saya langsung menemukan perbedaannya dengan program Bunda Sayang sebelumnya.
Yaitu setiap member disarankan untuk  mengerjakan NHW sebagai tindak lanjut dari materi yang diberikan.
Materi pertama adalah Adab Menuntut Ilmu. Let’s get started...


ADAB MENUNTUT ILMU
Menuntut ilmu adalah salah satu cara meningkatkan kemuliaan hidup kita, maka carilah dengan cara-cara yang mulia.

Menentukan jurusan ilmu yang ingin ditekuni di universitas kehidupan ini serta alasan kuat yang saya miliki untuk menekuni ilmu tersebut.
Karena saya tipe orang yang suka pengen tahu dan senang belajar hal-hal yang baru, begitu banyak jurusan ilmu yang ada. Dari sekian banyak ilmu itu, saat ini mengerucut menjadi dua yaitu ilmu mendidik anak.  Kenapa ilmu mendidik anak?  Alasannya sederhana karena profesi saya seorang ibu. Satu lagi adalah ilmu menjahit, kenapa menjahit? Passion, yang selalu tertunda-tunda karena tugas utama sebagai ibu. In syaa Allah sekarang tidak akan tertunda lebih lama lagi.


Strategi menuntut ilmu yang akan saya rencanakan pada bidang tersebut diatas. Peran sosial media.
Saat ini peranan sosial media begitu kuat dan juga mudah dijangkau. Melalui sosial media ini mempermudah kita untuk bergabung dengan orang-orang yang memiliki kesamaan interest. Berbagi info dan ilmu serta berdiskusi. Agar semangat tetap ada tidak melempem­čśČ, saya membuat target yang harus dicapai.

Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap pada diri lebih konsisten untuk mencapai target yang dibuat sendiri. Karena diri sendiri lah yang tahu akan kemampuan kita.





Comments

Popular Posts